Hari yang padat bin sibuk, begitu kira-kira kegiatan kemaren. Dimulai bangun saur jam 3.30, mesti keluar penginapan nyari tempat makan sahur, di tempat makan ternyata sudah banyak orang antri (sama-sama nginep dan ada urusan di daerah sana) ya sudah ikut antri aja, setelah makan sahur, saya nongkrong di mesjid nungguin adzan subuh (kalo balik ke penginapan ngga akan keburu).
Setelah sholat subuh, sempet berfikir ngapain ya…ohh iya ada kerjaan client yang blom selesai..langsung buka laptop ngerjain orderan dari cleint yang mesti beres minggu depan, jam 7 pagi harus sudah siap-siap lagi ke tempat cleint (cleint yg lain lagi) untuk urusan yang lain juga, selesai dari client jam 11.15, saya langsung meluncur ke gambir ngejar kreta yang ke Bandung jam 11.30 (tiket sudah dipesan sehari sebelumnya), terpaksa minggu ini saya tidak sholat jumat euyy, btw, ati-ati jangan sampai kita 3 x tidak sholat jumat loh.. ini haditsnya :
“Barangsiapa yang meninggalkan tiga kali shalat Jum’at tanpa udzur (alasan yang sah), niscaya dia tercatat dalam golongan orang-orang munafik.” (Hadits shahih, termuat dalam Shahihul Jami’us Shaghir no: 6144 dan Thabrani dalam al-Kabir I: 170 no: 422).
“Barangsiapa meninggalkan tiga kali shalat Jum’at berturut-turut, sungguh dia telah mencampakkan Islam ke belakang punggungnya (kafir).” (HR Abu Ya’la, dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahiih at-Targhiib No. 732).
Sampai Bandung, kira-kira jam 14.30, meluncur ke rumah trus beres-beres barang-barang, setelah semua barang dipacking take off ketemu kawan di daerah gegerkalong tonggoh, beres dari sana meluncur ke daerah sarijadi ketemu teknisi untuk repair HP anak yang problem baterenya konslet.. done. lanjut ngegeber motor ngejar janjian yang lain di daerah Jln Mukodar (batas kota bandung-cimahi), karena sudah janjian mau BukBer (Buka Bareng) serta sholat magrib, isya dan sholat teraweh berjamaah barengan komunitas motor KoBed (Kolot Bedegong), nama komunitas yang aneh, banyak yang datang, kurang lebih 30 orang.. ketawa ketiwi seru banget
Dari situ masih ada satu janji yang harus dikejar, nyari alamat kawan di cihanjuang blok C, lumayan muter-muter, nyari alamat tersebut, setelah dua kali nanya ke security ketemu juga, basa basi dulu.. langsung transaksi.. ehhh lupa bawa uang euyy, buru-buru sihh(apes) akhirnya nego ulang dehhhh.. disepakati transaksi tidak jadi COD (Cash on Delivery) ditransfer aja ceunah
Beres langsung meluncur kerumah pengen buru-buru tidur.. sampe rumah sekitar jam 21.30.. tadinya dah mau tidur, ehh liat anak lagi nonton nonton baby tv, nemenin dulu ahhh (lama banget ngga tidur-tidur).. dia baru terlelap jam 00.30 hadohhhh













hihihi, benar2 ayah yg bertanggung jawab. …
Setau saya, orang yg safar (sedang dalam perjalanan) tidak termasuk yang “wajib” melaksanakan sholat Jum’at.
sy tanya ust google, ini jawabnya :
Syeikh Abdurahman as-Sa’di menyatakan,” Semua yang diwajibkan sholat berjamaah diwajibkan sholat jum’at apabila tinggal menetap di satu daerah. Diantara syaratnya adalah dikerjakan pada waktunya dan di daerah (perkampungan) serta didahulukan dengan dua khutbah.” (Manhaj as-Salikin).
Imam Ibnu Qudaamah menyatakan: “Sesungguhnya Rasululloh dahulu bepergian dan tidak sholat jum’at dalam safarnya. Beliau dulu dalam haji wada’ mendapatkan hari Arafah adalah hari jum’at, lalu beliau sholat zhuhur dan Ashar dengan di jama’ (dikumpulkan dalam satu waktu) dan tidak sholat jum’at.”(al-Mughni).
Namun bila Musafir kemudian menghadiri sholat jum’at maka sholatnya sah dan tidak usah sholat zhuhur lagi.