Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2011

Waktu ikut turnament di Sespim Lembang kemaren weekend, terjadi drama yang sangat ektrim. Begini ceritanya, pada babak penyisihan pemain top Yogyakarta bertekuk lutut dengan point 3-2 (orang-orang sangat suprise dengan fakta ini). Setelah selesai sesi itu, banyak sekali pemain yang mengucapkan selamat dan memberikan pujian (many thanks to them) 😀

Nah di babak berikutnya masih bisa menang dengan point sama 3-2.  Keadaan mulai terbalik 180 derajat di babak 1/8 final setelah saya dikandaskan oleh pemain lokal jawa barat 3-1. Padahal pemain tersebut tidak termasuk dalam hitungan… waduhhh hampir setiap orang mempertanyakan kekalahan tersebut.. macem-macem kommennya…masa sih, ko bisa, saya ngga percaya dengernya… tapi itu fakta bahwa saya kalah (bad news banget) saya mati gaya banget lahhh  😦

Sepanjang jalan pulang ke Bandung sambil nyetir saya ngelamun mikirin kejadian extra ordinary tersebut (how come??), sering saya bisa mengkandaskan pemain-pemain top yang punya tipe offensive, tapi sering kesulitan dengan pemain deffend atau pemain yang mengandalkan permainan dengan karakter karet yang aneh tidak normal seperti biasanya… hemmm problemnya itu perubahan pola permainan yang extrim yang tidak sempat diantisipasi.. kedua peran coach, mestinya coach adalah seorang pemain yang tau percis pola permainan lawan yang sedang dihadapi, sehingga bisa memberikan masukkan ketika saya dalam masalah besar.

Mungkin intinya saya mesti siap dengan segala perubahan pola permainan lawan serta siap menerima kondisi environment pertandingan (cuaca, lantai, meja, bola dan penerangan). Itu hal-hal dan PR besar yang mesti saya siapkan untuk pertandingan berikutnya . Lamunan pun terhenti karena saya sudah sampai ke tikungan terakhir di daerah Sariwangi. 🙂

Read Full Post »

Tibeubeureugeg

Sepeda gunung saya dah berulang-ulang bocor, dan ditambal ribuan kali cuma ngga kuat lama, setelah dipake naik gunung pasti besoknya dah kempes lagi.. kunaonnya 😦 .. Hemmmm akhirnya saya putuskan untuk mengganti ban dalamnya.

Ada kendala,  karena posisi rumah jauh dengan bengkel speda (males ngegusurnya) .. so saya beli ban dalamnya aja dan mencoba untuk memasang sendiri.. eng ing eng..

Dengan bantuan dua sendok besi serta kunci Inggris akhirnya bisa juga saya masang tuh ban, walaupun dengan tibeubeureugeg bari jeung ngoprot kesang.. kalo liat ditempat bengkel sepeda kayanya gampil pisan… hehehe…emang semua harus dengan ilmunya ya..

Rencana pagi ini mau dipake ground test ke gunung lagi.. hopefully bakalan kuat.

Read Full Post »