Feeds:
Posts
Comments

Archive for July, 2012

Keramas

Kemaren pagi ada urusan ke bank Mandiri Pajajaran, nah karena datangnya terlalu pagi (jam 7.30) terpaksa nongrong sambil diskusi dengan bapa tukang parkir.

Ngobrol ngaler ngidul, sampai ngobrolin tentang puasa. Ada hal yang saya pikir lucu, beliau bilang “pemerintah kacau nih.. saya bingung mulainya puasa kapan? jumat atau sabtu”, trus saya tanya “emang kenapa”, “saya bingung mas mesti keramas hari ini (kamis) atau besok, kalo saya keramas hari ini, ternyata puasanya sabtu gmn dong mas” … waduhhhhh.. ternyata bapa tukang parkir ini punya masalah dengan starting pointnya puasa .. whewwww

Kalo ibu-ibu kebanyakan masalah ituh di ending pointnya puasa (opor ayam mau dibikinnya kapan) 🙂

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, mudah-mudahan ibadah puasa kita tahun 1433 H ini barokah.

Read Full Post »

Cafe Office

Beberapa jam yang lalu saya ada meeting dengan orang (temen kantor), sebetulnya meeting tentang kerjaan kantor, cuma karena on the way of something, maka tempat yang dipilih untuk ketemu di cafe, ya di cafe. Tempat yang mudah ditemuin di tengah-tengah perjalanan.

Asik juga ternyata meeting ditemenin oleh juice, snack dan makanan favorit cafe tersebut (ini sebetulnya meeting or makan sihh… hehehe).

Read Full Post »

Meriam operasional TNI AU buatan Oerlikon Contraves tampilannya tampak gagah dan sangar  🙂 , meriam ini  masih sering dipake untuk keperluan pendidikan di beberapa tempat di antarnya pameungpeuk serta pacitan dan beberapa tempat latihan lainnya di Indonesia.

beberapa karakteristik di antaranya ,  senjata Red of Fire(tembakan) dengan peluru/cannon 20 mm , memiliki tiga mode tembakan 1,2 dan 3 (beruntun)  serta cara/triger menembak dengan menggunakan kaki dan ngepasin sasaran (putar horizontal vs vertikal) dengan menggunakan tangan, trus fungsi tembakan sampai saat ini masih ok banget.. (target sasaran senjata ini untuk melukai bagian pesawat musuh..syukur-syukur kena system kontrolnya hehehe)

Kelemahan di antaranya move aktif/putaran kurang lincah (kalo ada pesawat masuk tiba-tiba nongol dari belakang) senjata tidak bisa bergerak dengan cepat berbalik arah dan menembak, kelemahann lainnya ada pada onderdil  hidrolik diantaranya karet2 sheel cepet rusak

Meriam ini  dapat memuat sekitar 300 amunisi dengan berat 14,5 kg serta dapat menembak sasaran dengan ketinggian kurang lebih dari  32 nm, cukup handal  buat dijadikan alat pertahanan (anti-aircraft gun ) TNI AU.

Oh iya versi barunya juga tidak kalah sangar dan serem lohhhh…. Oerlikon 35 mm twin cannon

Read Full Post »